YANG LALU BIARLAH BERLALU

Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu!

Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ?

Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan.

Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk.

Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.

cara ampuh melawan virus

11
Ya Ampun…
Komputer Saya
Terkena Virus!
Benar! Setelah saya teliti, dengan saksama dan dalam tempo yang
sesingkat-singkatnya.. ☺, komputer saya positif mengidap virus.
Apa yang harus saya lakukan?
Wah! ini dia, kita terbiasa kalang kabut dalam menangani masalah
ini. Untuk menuntaskan masalah ini, coba hubungi para dokter virus
instan yang dilantik dalam sehari hehehe … ☺ Dijamin akan kalangkabut
juga mengatasinya. Menurut saya, virus itu masalah rumit dan
kompleks dan pembuatnya juga rumit dan kompleks, bahkan
pembuat AntiVirus pun juga rumit dan kompleks. Ini seperti
lingkaran setan! Jangan menggampangkan perkara dan asal
ngomong, itu akan menyulutkan “kampak peperangan”! .. ☺
Untuk saya semua baik (dan memang seharusnya semua baik)
karena memang hidup itu seharusnya begitu. Plus dan minus itu
akan saling mengisi, bertentangan dan kukuh menjalankan tugas
masing-masing. Sudah ah… ini kok malah ngelantur.
Baiklah kita kembali … setelah menjadi sok suci… ☺ Ada beberapa
langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi serangan virus,
sebagai berikut.
12
2.1 Scan Komputer dengan AntiVirus
yang Ada
Ini saran klasik yang memuakkan! Namun, memang harus dikatakan
karena ini memang seperti suatu SISDUR standar. Scan komputer
dengan program AntiVirus yang biasa kita gunakan. Walau ini
mungkin tindakan yang sia-sia .. ☺ tapi patut untuk dicoba. Jika
beruntung, siapa tahu AntiVirus kita dapat mengatasi masalah yang
kita hadapi. (Namun biasanya tidak!) Mengapa? Karena pada
beberapa AntiVirus yang bagus (pro) biasanya akan diperlengkapi
dengan program on access scannner. Program tersebut berguna
untuk mendeteksi saat suatu file dijalankan. Apakah mengandung
virus ataukah tidak. Jika filter on access ini gagal, dapat dipastikan
bahwa proses scanning program utamanya pun akan gagal juga.
Jadi, sia-sia bukan?
Ya… kebetulan, anggap saja kita telah melakukan scan dan ternyata
AntiVirus tetap tidak menemukan virus. Apa yang harus dilakukan?
2.2 Lakukan Update AntiVirus
Lakukan update AntiVirus yang kita pakai. Baik secara offline
dengan menginstal update via file dari CD atau flashdisk ataupun
secara online via internet.
Meskipun tindakan ini sudah terlambat karena virus telanjur menyerang,
namun tidak ada salahnya dicoba. Terkadang teknik seperti
ini masih dapat membuahkan hasil. Seharusnya memang update
kita lakukan sebelum virus menyerang, tapi apa boleh buat nasi
sudah menjadi bubur. Komputer sudah telanjur terinfeksi. Ya…
terpaksa tetap kita kerjakan. Jika sampai fase ini ternyata kita
beruntung, virus terdeteksi dan berhasil dilumpuhkan, kita boleh
bersyukur.
Namun, kebanyakan akan gagal. (Dari tadi rasanya kok bahasanya
pesimis terus ya? ☺ Tidak! Ini tidak pesimis, tapi mengungkapkan
kenyataan yang umum terjadi.) Mengapa? Karena virus biasanya
akan melakukan proteksi dirinya sendiri dengan menggagalkan
proses update atau menutup program AntiVirus yang kita pakai.
13
Bahkan jika perlu, jika pembuat virus kebanyakan main game “GOD
OF WAR” .. ☺, tentu tanpa basa-basi virus akan menghapus
program AntiVirus tersebut.
2.3 Ganti dengan Program AntiVirus Lainnya
Ya! Jika AntiVirus standar kita gagal berfungsi atau mendeteksi virus,
mungkin ide yang baik, jika kita menginstal program AntiVirus lain
yang kita miliki. Meskipun terdengar lucu untuk dilakukan, tapi
terkadang dapat menyelesaikan masalah.
Pastikan kita telah mempunyai “stock” program AntiVirus buatan
luar negeri yang cukup banyak dikenal. Tindakan ini bukannya
untuk meleceh program AntiVirus lokal, tapi ini tindakan preventif
untuk memastikan keamanan saja. Mungkin jika semula, misalnya,
kita memakai McAffe, dapat kita ganti dengan AVG, atau Avira, atau
ClamWin, atau program AntiVirus lainnya.
Keluarkan semua AntiVirus luar negeri yang ada dan kita miliki, baik
yang berbayar ataupun yang gratis. Terserah!
2.4 Memakai Removal Tools
Jika tindakan scanning dengan AntiVirus standar manca negara,
tidak dapat menyelesaikan masalah, saatnya melirik tool khusus
removal virus.
Pada beberapa kasus, tool removal ini dapat mendeteksi dan
mematikan virus yang ada di memory. Lalu melakukan proses
perbaikan file yang bermasalah atau mungkin menghapus file yang
tidak dapat ditangani.
Cari dan download sembarang removal tools yang ada dari internet.
Lalu jalankan saja satu demi satu. Ini terpaksa kita lakukan karena
kita tidak tahu pasti virus apa yang sedang menyerang. Jika
beruntung, ada kemungkinan virus akan terdeteksi dan dimatikan.
14
2.5 Memakai Scan Online
Jika masih saja virus tidak dapat dideteksi secara scan normal dan
removal tools, alternatif lain yang dapat dilakukan adalah memakai
jasa scanning online. Cara ini adalah memanfaatkan scanning dari
web via internet langsung ke komputer kita.
Banyak jasa scan online ini bertebaran di internet. Tujuan kita melakukan
hal ini adalah untuk mencari tahu, virus apa yang sebenarnya
sedang menyerang komputer kita.
Jika beruntung, kita akan segera tahu virus apa yang sedang
menyerang. Dengan mengetahui jenis yang menyerang, tindakan
yang dapat dilakukan untuk mencari obatnya tentu saja akan jauh
lebih mudah.
Jika sudah diketahui jenisnya, kita dapat mencari penawarnya via
searching google di internet.
2.6 Mencari AntiVirus Lokal
Jika dengan scan online masih saja tidak membuahkan hasil,
saatnya mencari AntiVirus lokal. Virus yang menyerang mungkin
buatan lokal dan mungkin varian baru sehingga AntiVirus luar belum
dapat mendeteksinya. Banyak sekali AntiVirus lokal yang dapat
dimanfaatkan. Kumpulkan sebanyak yang kita mau dan coba install
dan jalankan. Siapa tahu virus malahan akan terdeteksi dengan
mudah. … ☺ Aku cinta buatan dalam negeri lho…
2.7 Instal Ulang
Jika dengan semua yang sudah kita lakukan masih saja virus tidak
mau hilang, mungkin pilihan terburuk harus kita lakukan. Kita harus
melakukan instal ulang sistem operasi Windows. Ini adalah pilihan
terakhir dan terburuk yang bisa kita lakukan.
Itulah lebih kurang yang akan kita bahas selanjutnya. Sederhana
bukan? Pada bab-bab berikut, kita akan mencoba solusi tersebut
secara lebih jelas. Ayo kita mulai.

langsung mahir photoshop

Bab 3: Penggunaan Channel
39
Penggunaan Channel
Channel pada gambar tergantung pada color mode gambar. Untuk tipe RGB, channel yang
ada adalah Red, Green, dan Blue. Color mode dapat dilihat pada menu Image > Mode.
Masing-masing channel berisi gambar dengan tingkat nada terang gelap yang berbeda.
Pada channel Red, warna merah akan ditampilkan
dengan warna terang (putih). Semakin
besar intensitas warna merah, gambar pada
channel semakin terang.
Pada channel Green, warna hijau akan ditampilkan
dengan warna terang (putih). Semakin
besar intensitas warna hijau, gambar pada
channel semakin terang.
Pada channel Blue, warna biru akan ditampilkan
dengan warna terang (putih). Semakin besar
intensitas warna biru, gambar pada channel
semakin putih.
Agar lebih mudah mengedit gambar di masing-masing channel, Anda dapat menerapkan
warna pada palet Channels. Caranya sebagai berikut.
1. Tekan Ctrl + K keyboard atau pilih
menu Edit > Preferences > General
2. Pilih Interface 3. Aktifkan Show
Channels in Color
4. Klik OK
B a b 3
Langsung Mahir Photoshop™
40
3.1 Seleksi dan Masking dengan Channel
1. Buka
gambar
2. Klik pada
palet
Channels
3. Perhatikan kondisi gambar pada
masing-masing channel. Kita perlu
channel yang bisa memisahkan
gambar anjing dengan background
4. Channel Red tampak paling baik
dibandingkan channel lainnya.
Background terlihat paling gelap
dan anjing tampak cukup terang
5. Klik kanan pada channel Red
lalu pilih Duplicate Channel
6. Klik OK
7. Klik pada channel
yang baru (Red
Copy)
8. Pilih menu Image
> Adjustments >
Curves
9. Tambahkan kontras
pada gambar lalu klik
OK
Bab 3: Penggunaan Channel
41
10. Pada palet Adjustments,
klik tombol
Hue/Saturation
11. Geser nilai
Hue menjadi
-73
12. Maka warna
pada anjing dan
background akan
berubah
13. Lakukan seleksi.
Tahan Ctrl keyboard
lalu klik pada channel
Red Copy
14. Tekan Ctrl + Shift +
I untuk membalikkan
area seleksi
15. Klik kanan pada layer
Hue/Saturation 1 dan
pilih Delete Layer
Mask
16. Klik tombol Add
Layer Mask
di bagian bawah
palet Layers
17. Warna
background
menjadi hijau dan
warna anjing tetap
Langsung Mahir Photoshop™
42
3.2 Pengeditan Gambar dengan Beberapa Channel
1. Buka
gambar
2. Klik kanan pada channel
yang dipilih, yaitu channel
Red lalu pilih Duplicate
Channel
3. Klik OK 4. Pilih menu Image
> Adjustments >
Levels
5. Atur agar area gelap
dalam channel Red Copy
makin bertambah
6. Klik Brush
Tool lalu
pilih warna
putih
7. Sapukan kuas
pada area wajah
dan badan
8.Pilih warna hitam
lalu sapukan pada
area di luar
badan/wajah
9. Klik pada
channel RGB.
Sehingga gambar
ikut terlihat
10. Sapukan pada
bahu dengan
Brush Tool
warna putih
Bab 3: Penggunaan Channel
43
12. Klik kanan pada
channel Red lalu
pilih Duplicate
Channel
13. Klik
OK
14. Klik pada
channel
Red Copy
2
15. Klik menu
Image >
Apply Image
16. Pilih Multiply pada Blending
dan aktifkan Invert. Klik OK
17. Pilih menu Image
> Adjustments >
Curves
18. Atur agar
gambar makin
kontras lalu klik
OK
19. Klik Brush Tool lalu
pilih warna putih.
Sapukan kuas pada
area badan dan wajah
20. Ganti warna menjadi hitam
lalu sapukan kuas pada
area di luar badan dan
wajah
Langsung Mahir Photoshop™
44
21. Klik pada
channel
RGB
22. Tahan Ctrl keyboard
lalu klik pada channel
Red Copy sehingga
gambar terseleksi
23. Klik pada palet Layers lalu
tekan Ctrl + J keyboard.
Maka akan terbentuk layer
baru berisi gambar
24. Klik untuk
menyembunyikan
Background
21. Klik pada
channel
RGB
22. Tahan Ctrl keyboard
lalu klik pada channel
Red Copy 2 sehingga
gambar terseleksi
23. Klik layer Background
pada palet Layers lalu
tekan Ctrl + J keyboard
24. Klik pada Layer 2 lalu
klik Eraser Tool .
Sapukan kuas pada
gambar yang berlebih
Bab 3: Penggunaan Channel
45
25. Lanjutkan pada layer
satunya lagi. Klik
pada Layer 1 lalu
sapukan kuas untuk
menghapus kelebihan
gambar
26. Masukkan gambar lain sebagai
background. Jika masih ada sisa gambar
karena keteledoran penghapusan, hapus
lagi dengan Hardness < 100%. Setting Opacity < 100 % juga dapat membantu gambar tetap halus. 27.Gambar telah selesai. Penggunaan seleksi dengan channel sangat membantu seleksi rumit seperti pada rambut, bulu, rerumputan, dll 3.3 Penggabungan Channel dan Calculations 1. Buka gambar 2. Tekan Ctrl + J keyboard untuk melakukan duplikasi layer 3. Klik palet Channels 4. Perhatikan gambar pada channel Blue tampak gelap tanpa kontras. Untuk itu, kita akan menggunakan channel Red dan Green Langsung Mahir Photoshop™ 46 5. Tahan Ctrl keyboard lalu klik pada channel Red untuk melakukan seleksi 6. Tahan Ctrl + Shift keyboard lalu klik pada channel Green untuk menggabungkan seleksi pada channel Red dengan channel Green 7. Simpan seleksi dengan memilih Select > Save
Selection
8. Ketik
RedGreen
pada Name
lalu klik OK
9. Pilih menu
Image >
Calculations
10. Pada Source 2, gunakan
Channel: Red, Blending:
Color Burn, dan Opacity
75%
11. Maka akan
muncul channel
baru dengan
nama Alpha 1
12. Klik Brush Tool lalu
perbaiki gambar channel
dengan menyapukan warna
hitam
Bab 3: Penggunaan Channel
47
13. Tahan Ctrl keyboard
lalu klik pada channel
Alpha 1
14. Pada palet
Layers, klik
Layer 1
15. Tekan Ctrl + J keyboard
untuk membuat layer
baru dari seleksi
16. Klik untuk
menyembunyikan Layer 1
dan Background
17. Pilih menu Layer >
New Fill Layer >
Solid Color
18. Klik OK lalu
pilih warna
hitam. Klik OK
19. Ubah urutan layer
sehingga layer Color Fill 1
berada di bawah Layer 2
20. Variasi lain dapat
dilakukan dengan
menambah gambar
Langsung Mahir Photoshop™
48
3.4 Penggunaan Channel untuk Blending
1. Buka gambar lalu
tekan Ctrl + J untuk
menduplikasi
Background
2. Klik panel Channels
lalu perhatikan gambar
pada masing-masing
channel
3. Kita memerlukan area yang tepat untuk
menambahkan kontras. Channel Green tampak
memberikan hasil paling baik. Gambar tampak
cukup kontras dengan detail yang masih jelas
4. Gunakan blend mode
Multiply pada Layer
1
5. Klik kanan pada Layer
1 dan pilih Blending
Options
6. Pilih Green pada
Blend If
7. Tahan Alt keyboard lalu
geser slider This Layer
menjadi 200. Klik OK
Bab 3: Penggunaan Channel
49
3.5 Penajaman Gambar pada Channel Lightness
1. Buka gambar
lalu Tekan Ctrl +
J untuk duplikasi
background
2. Klik menu Image >
Auto Tone untuk
memperbaiki gambar
secara otomatis
3. Klik menu Image >
Mode > Lab Color
untuk mengubah mode
gambar menjadi Lab
Color
4. Pilih Don’t
Flatten untuk
mempertahankan
layer agar
tetap
5. Klik
History
Brush
Tool
6. Klik pada
channel
Ligthness
7. Klik menu
Filter >
Sharpen >
Smart
Sharpen
8. Atur nilai Amount
150%, Radius 1 pixels,
Remove: Lens Blue
dan More Accurate
diaktifkan. Klik OK
9. Pada palet History,
klik state Lab Color
lalu klik kotak di
sebelah kiri Smart
Sharpen
10. Sapukan kuas
History Brush
pada gambar
yang ingin
ditajamkan
Langsung Mahir Photoshop™
50
3.6 Manipulasi Warna/Cahaya melalui Channel
1. Buka
gambar
2. Terlihat bahwa pada gambar terlalu
banyak warna cokelat. Warna biru
pada baju dan warna hijau pada
tanaman terlalu sedikit
3. Klik pada channel
Green lalu pilih menu
Image > Adjustments
> Curves
4. Edit kurva untuk
menambahkan
kontras pada
channel hijau
5.Klik pada channel Blue lalu edit Curves untuk
menambah sisi terang pada channel
6. Klik pada channel Red. Dengan Curves, kurangi
cahaya di bagian tengah (midtones)
Bab 3: Penggunaan Channel
51
3.7 Efek Sinar dengan Channel
1. Buka gambar dan
tekan Ctrl + J
untuk melakukan
duplikasi layer
2. Klik Polygonal
Lasso Tool
3. Buat seleksi yang
akan digunakan
untuk jalannya
sinar nanti
4. Pilih menu
Select >
Save
Selection
5. Ketik sinar pada
Name lalu klik OK
6. Tekan Ctrl + D
keyboard untuk
menghilangkan
tanda seleksi
7. Klik pada
channel RGB
lalu klik pada
channel sinar
8. Pilih menu Filter
> Blur >
Gaussian Blur.
Gunakan Radius
20 lalu klik OK
9. Tampilkan
channel RGB
dan
sembunyikan
channel sinar
10.Tahan Ctrl
keyboard lalu klik
pada channel
sinar
Langsung Mahir Photoshop™
52
11. Pilih menu Image >
Adjustments >
Curves.
Tambahkan cahaya
pada area seleksi.
Klik OK
12. Tekan Ctrl +
Shift + I
keyboard untuk
membalikkan
seleksi
13. Pilih menu Image >
Adjustments >
Curves. Gelapkan
area seleksi. Klik OK
14. Tekan Ctrl + D keyboard
untuk menghilangkan
tanda seleksi.
15. Atur Fill pada Layer 1
menjadi 90%
16. Klik Add layer mask di
bagian bawah palet Layers
17. Klik Brush Tool lalu
pilih warna hitam
18. Sapukan pada daerah yang terlalu
terang sehingga didapat hasil lebih
baik

TIPS MEMPERCANTIK TAMPILAN DEKSTOP PC & LAPTOP

DESKTOP ICON DAN KOSTUMISASI
Bagian pertama dari proyek untuk mempercantik dan menambah
fungsional desktop adalah dengan melakukan kostumisasi desktop
dan ikon. Dengan menggunakan software-software free berikut, Anda
akan bisa membuat desktop PC atau laptop Anda menjadi tidak
hanya lebih menarik, namun juga lebih fungsional.
1.1 Cepat Mengakses Program
dengan Launchy
Proses untuk mengakses dokumen ataupun program di Windows
umumnya tidak terlalu singkat. Misalnya dilakukan dengan
membuka Windows Explorer pada folder yang diinginkan, lalu
mengklik pada file atau folder yang ingin dibuka. Adapun saat
mengakses program, umumnya dengan mengklik Start > All
Programs > nama_program ataupun dengan mengklik shortcut dari
program tersebut.
1.1.1 Menginstal Launchy
Untuk mengefisienkan pengaksesan program, Anda bisa menggunakan
software yang dinamakan launcher dan dock. Subbab ini
menjelaskan software launcher bernama Launchy.
2
1. Eksekusi file installer Launchy, karena software ini adalah
installer, maka perlu diinstal terlebih dahulu. Klik Next di jendela
Welcome to the Launchy Setup Wizard.
Gambar 1.1 Welcome to the Launchy Setup Wizard
2. Launchy adalah software free, di License Agreement disebutkan
bahwa software ini menggunakan lisensi Free Software
Foundation. Pilih I accept the agreement kemudian klik Next.
Gambar 1.2 License Agreement dari Launchy
3
3. Pilih lokasi tujuan instalasi di Select Destination Location. Pilih
Next jika tidak ada yang ingin diubah, pilih Browse jika ingin
mengubah.
Gambar 1.3 Penentuan lokasi instalasi
4. Pilih nama yang akan dipakai di Start menu di bagian Select
Start Menu Folder. Klik Next untuk melanjutkan.
Gambar 1.4 Pemilihan nama startup menu untuk mengakses Launchy
dari start up
4
5. Jika Anda ingin membuat ikon tambahan, pilih di Additional
Icons, baik di Desktop atau Quick Launch. Klik lagi Next.
Gambar 1.5 Select Additional Tasks
6. Setelah semuanya direkap, muncul Ready to Install. Klik Install.
Gambar 1.6 Rekap properti instalasi di jendela Ready to install
7. Setelah launchy ter-setting, klik Finish untuk menyelesaikan
tahapan instalasi Launchy.
5
Gambar 1.7 Instalasi Launchy sudah sempurna
1.1.2 Menggunakan Launchy
Launchy bisa dijalankan dari Start Menu, namun sebenarnya launchy
juga telah diaktifkan tiap kali Anda menghidupkan komputer. Jika
Anda belum melihat layar launchy, bukan berarti launchy belum
aktif, klik tombol TAB+SPACE di keyboard untuk membuka jendela
Launchy. Tampilan awal Launchy seperti berikut ini.
Gambar 1.8 Tampilan awal Launchy
1. Sebelum memakai Launchy, klik dahulu pada sembarang
tempat lalu klik Options.
6
Gambar 1.9 Menu Options untuk mengatur opsi Launchy
2. Atur pengaturan umum, seperti user interface, GUI dan opsi
sistem di tab General dari window Launchy Options.
Gambar 1.10 Pengaturan tab General di window Launchy Options
3. Pilih skin untuk launchy di tab Skins. Lihat preview skin tersebut
di bagian groupbox Skin preview. Klik OK untuk menerapkan
skin ini.
7
Gambar 1.11 Memilih skin untuk launchy
4. Klik tab Catalog, ini bagian yang penting. Yaitu menentukan
folder-folder yang akan dienumerasi untuk menentukan
program-program atau file yang akan dipindai untuk dieksekusi.
5. Klik tombol + untuk menambahkan daftar katalog.
Gambar 1.12 Tombol Plus untuk menambah daftar katalog
8
6. Misalnya penulis ingin Launchy bisa mengenumerasi file-file
yang ada di Desktop, maka penulis memilih Desktop di window
Browse For Folder. Klik OK kemudian.
Gambar 1.13 Pemilihan folder yang akan ditambahkan ke katalog
7. Maka folder yang telah dimasukkan akan digantikan di bagian
Directories di tab Catalog. Klik Rescan catalog untuk mencantumkan
file-file dan folder di direktori, dimasukkan ke daftar
Launchy.
Gambar 1.14 Hasil penambahan direktori di Catalog
9
8. Di plugin, Anda bisa menentukan untuk mengaktifkan atau
mematikan plugin yang ada. Klik OK.
Gambar 1.15 Mengaktifkan Plugin yang ada
9. Maka Anda bisa mengaktifkan launchy, kemudian mengetikkan
kata kunci untuk mencari file yang akan diaktifkan. Misalnya
untuk mengaktifkan Microsoft Word. Anda dapat mengetikkan
“Word” maka ikon Word ditampilkan di kotak preview. Klik
Enter untuk mengaktifkan Word ini.
Gambar 1.16 Microsoft Office Word
10
10. Jika misalnya yang Anda ketikkan tidak ada, otomatis Anda
akan dibukakan di google. Misalnya penulis mencari tentang
pesawat dengan mengetikkan “aeroplane”.
Gambar 1.17 Aeroplane
11. Maka muncul browser yang langsung menampilkan pencarian
tentang pesawat. Ini mempermudah Anda melakukan pencarian,
karena lebih efisien langkahnya, tinggal mengetikkan kata dan
mengklik Enter.
Gambar 1.18 Pencarian di browser yang di-launch menggunakan
Launchy
11
1.2 Manajemen Ikon Desktop dengan Fences
Ikon Anda terlalu banyak, atau ingin mengatur ikon desktop dengan
lebih canggih? Maka Fences ini jawabnya. Software ini bisa digunakan
untuk mengelompokkan dan mengatur ikon desktop sehingga
mempermudah pekerjaan Anda dalam berkomputer.
1.2.1 Instalasi Fences
Fences harus diinstal terlebih dahulu, berikut ini caranya:
1. Instal dahulu Fences dengan klik 2x pada installer Fences.
2. Langsung klik Next saat muncul Welcome to the InstallAware
Wizard for Fences.
Gambar 1.19 Jendela awal instalasi Fences
3. Cek I accept the terms in the license agreement yang
menunjukkan bahwa Anda menyetujui lisensi free software. Klik
Next.
12
Gambar 1.20 License Agreement
4. Klik Next saat muncul jendela Important Information.
Gambar 1.21 Important information
13
5. Tentukan lokasi instalasi Fences saat muncul window Install
Fences to. Klik Next.
Gambar 1.22 Menentukan lokasi instalasi Fences
6. Nama program diisikan di jendela Select Program Folder. Klik
Next.
Gambar 1.23 Pemilihan folder untuk program
7. Klik Finish saat instalasi sudah selesai.
14
Gambar 1.24 Instalasi fences sudah selesai
1.2.2 Menggunakan Fences
Setelah fences terinstal, Anda tinggal menggunakannya dengan
langkah-langkah seperti berikut ini:
1. Setelah instalasi, muncul jendela Welcome to Fences. Klik I’ll
create my fences on my own.
Gambar 1.25 Jendela Welcome to Fences
15
2. Sekarang saatnya membuat fences. Klik kanan lalu drag untuk
memilih sekelompok ikon yang hendak digabungkan memakai
fences.
Gambar 1.26 Memilih ikon-ikon untuk fences dengan klik kanan+drag
3. Setelah area yang ingin dipagari sudah terpilih semua, klik
penekanan tombol kanan mouse. Seketika muncul menu Create
new Fence from these icons.
Gambar 1.27 Menu yang muncul untuk membuat pagar dengan fences
16
4. Maka di sekeliling ikon akan muncul area dengan background
hitam transparan. Isikan nama di box New name yang muncul.
Klik OK.
Gambar 1.28 Pemberian nama di kotak Name your new Fence
5. Maka nama pagar/fence terlihat di bagian atas dari kotak pagar
yang sudah dibuat, yaitu “File Audio”.
Gambar 1.29 Pagar telah dibuat dan diberi nama “File Audio”
17
6. Dengan cara yang sama, Anda bisa membuat fence lebih dari
satu untuk mengelompokkan ikon-ikon folder atau aplikasi di
dekstop.
Gambar 1.30 Dua buah fence di desktop dengan nama “File Audio”
dan “Aplikasi Internet”
7. Anda bisa mengatur ukuran dari kotak fence dengan menggeser
batas-batasnya, baik dari atas, bawah atau kanan, dan kiri. Jika
ukuran fence lebih kecil daripada ukuran file-file yang diakomodasinya,
muncul scroll bar, baik scroll bar vertikal atau
horizontal.
Gambar 1.31 Munculnya scrollbar saat ukuran fence lebih kecil dari
pengakomodasian jumlah font
18
8. Dengan mengubah ukuran fence, Anda juga bisa mengubah
orientasi ikon di dalamnya, misalnya dari vertikal menjadi
horizontal.
Gambar 1.32 Pengubahan orientasi ikon di dalam fence “File Audio”
dari vertikal menjadi horizontal
9. Anda bisa menambahkan ikon baru ke fence dengan cara drag
and drop biasa. Misalnya ikon mTorrent berikut.
Gambar 1.33 Drag and drop untuk memasukkan ikon di luar fence ke
dalam fence
10. Ikon yang di-drag-and-drop langsung termasukkan ke dalam
fence.
19
Gambar 1.34 Ikon baru dimasukkan ke dalam fence
11. Anda dapat memindah satu ikon di fence ke fence lainnya
dengan cara men-drag-and-drop satu ikon dari fence ke fence
lainnya.
Gambar 1.35 Pemindahan ikon dari satu fence ke fence lainnya
12. Ikon yang dipindahkan akan langsung berpindah ke fence yang
di-drop.
20
Gambar 1.36 Perubahan ikon dari satu fence ke fence lainnya
13. Fence dapat diperlakukan ibarat satu kesatuan, seperti halnya
sebuah jendela. Misalnya Anda dapat menggeser fence dengan
meletakkan mouse di bagian atasnya. Saat pointer mouse
berubah menjadi tanda panah empat arah, berarti saat itu Anda
bisa men-drag fence untuk dipindahkan.
Gambar 1.37 Memindahkan fence “Aplikasi internet” dengan
memegang judulnya
14. Setelah fences terinstal, Anda dapat menyembunyikan dan
menampilkan ikon fence dengan klik 2x di sembarang tempat di
desktop. Anda dapat juga mengecualikan fence tertentu agar
tetap terlihat walaupun sudah diklik 2x. Caranya dengan klik
21
kanan di fence yang bersangkutan kemudian memilih menu
Exclude this Fence from quick-hide.
Gambar 1.38 Menu untuk membuat fence tetap terlihat walaupun diquick
hide
15. Selain fence, Anda juga bisa melakukan pengecualian ini pada
satu file tertentu dengan jalan mengklik kanan file tersebut
kemudian memilih Exclude this icon from quick hide (fences).
Gambar 1.39 Menu untuk membuat ikon tertentu tetap terlihat
walaupun di-quick hide
16. Jika diklik 2x di sembarang tempat di desktop untuk melakukan
quick hide, maka semua ikon di desktop pun tersembunyi,
kecuali fence dan ikon tertentu yang sudah dikecualikan
(exclude).
22
Gambar 1.40 Ikon-ikon yang dikecualikan tetap terlihat
17. Perilaku fence dapat diedit, caranya dengan mengklik kanan di
fence lalu pilih menu Edit Fences. Di tab Fences, Anda bisa
memilih Layout dengan memilih item di combo Choose a layout.
Gambar 1.41 Edit Fence di tab Fences
18. Di Customize, Anda bisa mengatur properti penampilan label,
warna dan transparansi dari fence.
23
Gambar 1.42 Mengatur properti fence di tab Customize
19. Di Tools, Anda bisa men-setting apakah mengaktifkan quickhide
dan mengambil snapshot layar.
Gambar 1.43 Editing fence di tab Tools
***

31 Tool untuk Membuat Hard Disk Tetap Lega

Ada bermacam-macam cara dan software yang dapat digunakan
untuk membuat hard disk tetap lega meskipun intensitas pemakaian
komputer sangat tinggi. Pemakaian komputer dengan
intensitas yang tinggi tentu saja dapat membuat ruang kapasitas
penyimpanan menjadi berkurang sehingga membuat aktivitas
Anda dalam menggunakan komputer menjadi terganggu. Hal ini
terjadi terutama apabila kapasitas hard disk milik Anda sangat
kecil. Nah pada pembahasan berikut ini, Anda akan diajarkan
bagaimana cara membuat ruang hard disk Anda tetap lega meskipun
Anda menggunakan komputer dengan tingkat intensitas
yang tinggi.
2.1 Tool untuk Mencari File-File Duplikat
Apakah ruang hard disk Anda telah penuh karena menumpuknya
berbagai file yang sama di beberapa folder yang berbeda? Kini
telah banyak sekali software yang dapat membantu Anda mencari
berbagai file yang sama di banyak folder dan drive kemudian
menghapusnya sehingga Anda dapat dengan mudah membuat
ruang hard disk Anda kembali longgar. Pada pembahasan subbab
ini, Anda akan diperkenalkan dengan aplikasi yang dapat digunakan
untuk mencari file yang sama (duplikat) secara cepat, mudah,
dan praktis.
32
Pada kesempatan kali ini, Anda akan diberikan pembahasan mengenai
software Easy Duplicate Finder Portable.
2.1.1 Sekilas Mengenai Easy Duplicate Finder
Portable
Easy Duplicate Finder Pertable adalah sebuah software yang
dirancang untuk mencari berbagai file-file ganda dan menghapusnya.
Kehebatannya adalah file-file ganda tersebut dapat dicari
meskipun berada di dalam folder yang berbeda-beda. Tentu saja
software ini sangat bermanfaat sekali untuk digunakan bagi orangorang
yang membutuhkan ruang hard disknya kembali longgar
dengan catatan tanpa perlu menghapus berbagai program dan
software yang sudah terpasang pada komputer.
Di samping itu software ini memiliki berbagai kelebihan dibandingkan
dengan aplikasi sejenis. Berikut ini kelebihan dari Easy
Duplicate Finder Portable:
1. Software ini mampu dengan cepat menemukan berbagai file
yang sama yang terdapat di berbagai folder.
2. Proses pencarian berbagai file yang sama tidak membebani
memori dari komputer sehingga komputer Anda tetap bisa
dipergunakan untuk berbagai aktivitas seperti biasanya.
3. Satu lagi fitur yang patut untuk Anda puji adalah kemampuannya
mencari berbagai macam format file.
4. Anda dapat langsung mempergunakannya tanpa perlu menginstal
software ini.
5. Satu lagi keunggulannya adalah, Anda diberi kebebasan untuk
menentukan bagaimana file itu akan dihapus, apakah permanen
atau hanya melalui Recycle bin.
Apabila Anda tertarik untuk mencoba mempergunakan software
ini, Anda dapat mengunduhnya melalui link download yang telah
disediakan di bawah ini.
LINK DOWNLOAD
Untuk mendapatkan Easy Duplicate Finder Portable, Anda bisa
download di http://www.ononesoftware.com/downloads/
33
2.1.2 Petunjuk Praktis Penggunaan Easy Duplicate
Finder Portable
Tantu Anda menyadari bahwa dalam menggunakan software
tertentu terkadang Anda harus melakukan proses instalasi yang
ribet sehingga membuat aktivitas Anda menjadi terganggu. Tetapi
dengan mempergunakan software ini Anda tidak perlu merasa
khawatir akan menghadapi masalah tersebut karena software ini
bisa langsung digunakan secara cepat tanpa perlu instalasi terlebih
dahulu.
Berikut ini langkah-langkah dalam menggunakan Easy Duplicate
Finder Portable secara cepat dan praktis:
1. Langkah pertama untuk dapat mempergunakan Easy
Duplicate Finder Portable adalah dengan cara klik-ganda
EasyDuplicate.
Gambar 2.1. Double click EasyDuplicate
2. Tampilan dari jendela Easy Duplicate Finder Portable.
Gambar 2.2. Tampilan dari Easy Duplicate Finder
34
3. Lanjutkan dengan klik tombol Settings untuk melakukan
pengaturan pada software ini.
Gambar 2.3. Menekan tombol Settings untuk memulai
pengaturan
4. Berikutnya saat kotak dialog Settings muncul maka teruskan
dengan beri tanda centang pada hal-hal berikut:
􀂾 Save program`s state when exit/Restoring all setting
when start.
􀂾 Scan subdirectories.
􀂾 Do NOT Scan Recycle Bin.
Dan pada File Comparison Mode klik tombol radio Byte-by-
Byte Comparison > OK.
Gambar 2.4. Tampilan pengaturan default pastikan tidak Anda
ganti untuk memberikan hasil pencarian yang maksimal
5. Dalam melakukan langkah pertama-tama adalah menentukan
direktori yang akan dicari file-file yang sama. Sebagai contoh,
Anda klik-ganda pada My Computer.
Gambar 2.5. Proses menentukan direktori yang akan dicari filefile
yang sama
35
6. Kemudian pilih dan klik drive data (D:). Atau Anda memilih
drive atau direktori yang lain.
Gambar 2.6. Memilih drive atau direktori
7. Teruskan dengan klik tombol Add untuk menambah direktori
yang akan menjadi tempat mencari file-file ganda tersebut.
Gambar 2.7. Klik tombol Add untuk menambah lokasi
pencarian
8. Tampilan sesudah direktori ditambahkan ke dalam pengaturan
pencarian berbagai file yang sama.
Gambar 2.8. Tampilan drive D sebagai tempat pencarian
9. Langkah selanjutnya apabila Anda menginginkan untuk menambah
pengaturan pada berapa besar file yang dicari maka
Anda bisa klik kotak centang Min File Size untuk mengatur file
yang dicari berukuran minimal berapa. Apabila Anda menginginkan
maka Anda bisa menentukan besar maksimum file
yang dicari dengan cara klik kotak centang Max File Size.
Gambar 2.9. Mengatur besar file minimun yang akan dicari
36
10. Langkah selanjutnya, pada kotak teks Min File Size Anda isi
dengan ukuran minimal file yang dicari. Contoh Anda dapat
mengisinya dengan 100 dan ada kotak kombo Min File Size
Anda dapat memilih KB. Sehingga dapat disimpulkan Anda
memberikan perintah pencarian file ganda dengan menyertakan
fie-file berukuran minimal 100KB.
Gambar 2.10. Tampilan pengaturan besar file minimun
yang dicari
11. Selanjutnya klik tombol Start untuk memulai proses pencarian
berbagai file ganda yang terdapat pada komputer Anda.
Gambar 2.11. Klik tombol Start untuk memulai proses
pencarian
12. Tampilan proses loading pencarian file ganda.
Gambar 2.12. Tingkat proses pencarian file ganda
13. Pada saat komputer telah menyelesaikan pencarian maka
akan muncul kotak dialog Information, langsung klik saja OK.
Gambar 2.13. Tampilan informasi hasil pencarian
37
14. Lanjutkan dengan klik pada kotak centang File Name pada
berbagai nama file yang ingin Anda hapus dan pastikan untuk
memilih salah satu dari file ganda saja. Hal tersebut dilakukan
untuk menjaga supaya file aslinya tetap ada.
Gambar 2.14. Proses memilih file yang ingin dihapus
15. Dengan memilih 16 di antara 32 file ganda tersebut maka
dapat terlihat berapa penghematan ruang hard disk milik
Anda.
Gambar 2.15. Informasi tentang jumlah ruang hard disk yang
dapat dihemat
16. Langkah terakhir untuk dapat mengembalikan sebagian ruang
hard disk yang telah dipakai oleh berbagai file ganda yang
telah ditemukan, Anda dapat klik tombol Delete Selected.
Gamba 2.16. Klik Delete Selected untuk menghapus file yang
telah dipilih
17. Muncul kotak dialog Remove Duplicate Files yang berisi 2
cara menghapus file ganda:
􀂾 Move files to Recycle Bin (If this option is set for this
drive). Apabila Anda ingin memindahkan file tersebut pada
Recycle Bin.
38
􀂾 Delete files without backup. Pilih opsi ini apabila Anda
ingin menghapus files tersebut tanpa backup.
Klik tombol radio pada salah satu pilihan di atas dan tekan
OK. Apabila tujuan Anda adalah menghapus berbagai file
ganda maka akan lebih efektif lagi bila Anda memilih Delete
files without backup. Mengapa perlu memilih opsi ini? Hal ini
karena file yang akan dihapus benar-benar dihapus sehingga
ruang hard disk bisa kembali menjadi lebih longgar.
Gambar 2.17. Klik tombol OK untuk konfirmasi model
penghapusan file
18. Saat muncul kotak dialog Information, langsung klik OK.
Gambar 2.18. Klik tombol OK
19. Tampilan berbagai file yang telah berhasil dihapus dan tingkat
penghematan yang dapat diperoleh.
39
Gambar 2.19. Berbagai file yang telah berhasi dihapus beserta
ukuran file
Selesai sudah pembahasan penggunaan Easy Duplicate Finder
Portable dan untuk menutup aplikasi ini Anda tinggal klik X yang
berada di pojok atas Easy Duplicate Finder. Anda kini telah
mengembalikan banyak ruang hard disk yang telah terpakai oleh
file ganda tersebut.
2.2 Tool untuk Kompresi Arsip-Arsip
yang Jarang Dibuka
Pada perkembangannya sekarang telah banyak bermunculan alat
untuk mencari berbagai file yang sama dengan tujuan untuk
menghemat pemakaian ruang hard disk Anda. Tentu Anda
menyadari bahwa setelah berbagai file yang sama telah dihapus
dari komputer Anda maka ruang hard disk akan kembali lebih
longgar. Namun Anda juga bisa menggunakan cara lain supaya
hard disk tidak mudah penuh, yaitu menggunakan sistem kompresi
file di mana dengan menggunakan sistem kompresi file maka
Anda dapat dengan mudah menghemat ruang hard disk yang
digunakan untuk menyimpan berbagai jenis file pada umumnya.
Saat ini, terdapat 2 alat atau software yang dapat digunakan untuk
melakukan kompres data atau file dengan mudah, yaitu dengan
menggunakan WinZip dan WinRar. Pada dasarnya, baik WinRar
dan WinZip memiliki karakteristik yang sama dan dengan berbagai
40
keunggulan dan kelebihannya masing-masing. Namun pembahasan
mengenai tool untuk kompresi berbagai file yang telah lama
dan jarang digunakan hanya akan membahas mengenai software
WinRar saja.
2.2.1 Sekilas Mengenai WinRar
WinRar adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk
mengompres berbagai file dan data dengan sangat mudah, cepat
dan aman. Tingkat keamanan yang diberikan oleh WinRar ini akan
sangat terasa sekali kalau Anda ingin menyimpan file-file yang
memiliki sifat sangat rahasia.
Berikut ini kelebihan program WinRar sehingga dapat memberikan
kenyamanan dalam beraktivitas menggunakan komputer:
1. Terdapat pilihan apakah Anda menginginkan menghapus file
asli atau tidak setelah Anda selesai membuat file archive.
2. File yang berada di dalam ekstensi .rar memiliki tingkat keamanan
yang sangat tinggi khususnya dari serangan virus. Virus
tidak akan bisa menulari berbagai file dan data yang telah
tersimpan di dalam archive.
3. Apabila file yang ingin Anda simpan adalah file yang bersifat
rahasia maka Anda dapat melindunginya dengan mudah, yaitu
menggunakan password. Dengan penggunaan password tentu
berbagai data dan file milik Anda akan terlindungi secara
maksimal dari gangguan berbagai pihak lainnya.
4. File archive yang dihasilkan memiliki tingkat perbandingan
yang sangat kecil dibandingkan dengan ukuran file aslinya.
Nah inilah alasan mengapa software ini yang dipilih. Yaitu
karena kehebatannya dalam mengkompres file hingga ukuran
filenya menjadi kecil tanpa merusak kualitas data dan file.
5. Hebatnya lagi adalah file hasil kompresi tadi dapat dengan
mudah dikembalikan ke dalam bentuk aslinya tanpa mengurangi
kualitas data dan file tersebut.
41
Setelah mengetahui berbagai keunggulan program ini, tentu Anda
tertarik untuk mencobanya bukan? Apabila Anda tertarik untuk
mencobanya maka Anda dapat download software ini melalui link
download di bawah ini.
LINK DOWNLOAD
Untuk mendapatkan WinRar, Anda bisa download di
http://download.cnet.com/WinRAR-32-bit/3000-2250_4-
10007677.html?tag=mncol
Apabila Anda telah mengunduhnya dan menginstalnya di dalam
komputer Anda, berikut ini diberikan langkah-langkah dalam
mengkompresi berbagai file yang telah lama tidak dibuka dengan
menggunakan WinRar:
1. Klik Start > WinRar.
Gambar 2.20. Klik ikon WinRar untuk mengaktifkan dan
meluncurkan program tersebut
2. Lanjutkan dengan klik Wizards.
Gambar 2.21. Klik Wizards
42
3. Klik tombol radio Create a new archive dan tekan tombol
Next.
Gambar 2.22. Klik Create new archive untuk memulai proses
kompresi
4. Saat muncul kotak dialog Select files to add, Anda dapat
memilih file yang akan dikompres dan dilanjutkan dengan klik
tombol OK.
Gambar 2.23. Klik tombol OK untuk memasukkan file yang
akan dikompres
5. Teruskan dengan klik tombol Browse untuk memilih lokasi
penyimpanan dari file archive tersebut.
Gambar 2.24. Klik tombol Browse untuk mencari dan
menentukan lokasi penyimpanan
43
6. Pada saat kotak dialog Choose a destination folder and name
for new archive klik pada folder yang Anda inginkan dilanjutkan
dengan klik tombol Open.
Gambar 2.25. Klik tombol Open untuk membuka folder yang
akan dijadikan tempat penyimpanan
7. Teruskan dengan klik tombol Open pada tombol folder yang
baru saja Anda buka untuk menetapkan folder tersebut sebagai
tempat penyimpanan dari archive yang akan Anda buat.
Gambar 2.26. Klik tombol Open lagi hingga tidak ada folder di
dalamnya
8. Langkah berikutnya adalah Anda klik tombol Next pada kotak
dialog Wizards: Choose the archive.
44
Gamba 2.27. Klik tombol Next setelah pengaturan nama dan
tempat penyimpanan
9. Langkah selanjutnya adalah klik kotak centang Delete files
after archiving yang terdapat pada kotak dialog Wizards:
Archiving options untuk membuat ruang hard disk Anda
menjadi lebih berkurang kapasitas pemakaiannya.
Gambar 2.28. Memilih menghapus file asli untuk mengurangi
pemakaian hard disk
10. Masih pada kotak dialog yang sama, Anda klik tombol Set
password untuk memberikan keamanan pada data yang akan
Anda simpan.
Gambar 2.29. Proses pemberian password
11. Setelah langkah di atas, masukkan password pada kotak teks
Enter password, ulangi lagi password tersebut pada kotak teks
Reenter password for verification, dan tekan OK.
45
Gambar 2.30. Klik OK untuk memasang password
12. Langkah terakhir adalah klik tombol Finish untuk memulai
proses kompresi file atau data tersebut.
Gambar 2.31. Klik tombol Finish
13. Tampilan proses pembuatan archive sedang berlangsung.
Gambar 2.32. Proses pembuatan archive People_2
14. Setelah selesai Anda dapat melihat pada folder di mana file
yang telah dikompres tadi berada.
46
Gambar 2.33. Tampilan file archive People_2
Kesimpulan yang bisa diambil yaitu proses kompresi file sangat
mudah dilakukan dan dapat digunakan pada berbagai jenis dan
tipe file sehingga sangat menarik untuk Anda coba. Apalagi dari
fitur keamanan yang sangat tinggi yang telah diterapkannya, baik
keamanan dari segi manusia maupun program jahat seperti virus
dapat diantisipasi dengan mudah menggunakan software ini.
2.3 Tool untuk Uninstaller Software
yang Jarang Dipakai
Sadarkah Anda bahwa terdapat banyak sekali software atau
program komputer yang terdapat di dalam komputer Anda
ternyata memakan ruang hard disk Anda. Tentu Anda menyadari
bahwa sebagian besar ruang yang ada di Drive C dihabiskan oleh
berbagai program yang sangat jarang Anda pakai. Pada praktiknya
tentu Anda menyadari bahwa banyak sekali program yang
tidak Anda butuhkan namun memakan ruang hard disk Anda
dalam jumlah yang sangat banyak.
Tetapi sebelum Anda menentukan software atau program mana
yang akan dihapus maka tidak ada salahnya apabila Anda
membaca beberapa tips memilih software untuk layak dihapus dari
komputer Anda sebagai berikut:
47
1. Apabila Anda membutuhkan ruang hard disk di drive C dalam
jumlah yang sangat banyak maka Anda harus mencari
software jarang dipakai namun memakan tempat yang banyak.
Sebagai contoh, program yang dapat Anda uninstall
karena memakan memori yang sangat banyak adalah seperti
Adobe Reader, Adobe Photoshop CS4 atau software game.
Pilih mana yang jarang Anda gunakan.
2. Anda dapat memilih satu di antara program yang lain apabila
terdapat lebih dari satu program yang memiliki fungsi yang
sama. Contoh paling mudah terdapat dua program dengan
fungsi sama, yaitu Adobe Reader dengan Foxit Reader. Tentu
bila sebagai bahan pertimbangan awal Anda adalah masalah
ruang hard disk maka tidak ada salahnya bila Anda memilih
Foxit Reader untuk dipertahankan karena ukurannya yang
sangat kecil bila dibandingkan dengan Adobe Reader.
3. Intensitas pemakaian. Pilih program yang sudah lama jarang
dipakai dan Anda tidak memiliki niat untuk memakai program
tersebut dalam jangka waktu pendek ini.
4. Anda dapat menentukan program mana yang jarang digunakan
dengan cara klik Start > Control Panel > Add or
Remove Programs > klik pada program mana yang ingin
diketahui apakah program tersebut sering digunakan atau
tidak. Biasanya Windows akan memberikan 3 klasifikasi tentang
penggunaan suatu program, yaitu:
􀂙 Frequently yang berarti sangat sering digunakan.
Gambar 2.34. Program yang sering digunakan
􀂙 Occasionally yang berarti kadang kala digunakan.
Gambar 2.35. Program yang kadang kala digunakan
48
􀂙 Rarely yang berarti sangat jarang sekali digunakan.
Gambar 2.36. Program yang jarang sekali digunakan
2.3.1 Sekilas Easy Uninstaller
Ruang hard disk pada drive C Anda terasa penuh? Apabila hard
disk Anda mengalami masalah tersebut maka bisa dipastikan bila
komputer milik Anda tidak dapat beroperasi secara optimal.
Akibat dari ruang hard disk yang rendah membuat kinerja sistem
operasi akan bekerja secara pelan, tentu Anda menyadari masalah
tersebut harus segera Anda atasi. Salah satu cara untuk mengatasi
rendahnya ruang hard disk khususnya drive C adalah dengan cara
menghapus beberapa program atau software yang sudah jarang
Anda pergunakan. Solusi paling mudah untuk melakukan menghapus
atau uninstall berbagai program tersebut adalah dengan
menggunakan bantuan software. Salah satu software yang dapat
membantu untuk memudahkan proses uninstall adalah Easy
Uninstaller. Easy Unistaller selain gratis, mudah digunakan, ringan
karena tidak membebani memori pada komputer, tampilan
userinterface yang sederhana dan bekerja membuat banyak pihak
yang ingin menggunakannya. Apabila Anda tertarik untuk mempergunakan
software ini, Anda dapat mengunduh di link download
berikut ini.
LINK DOWNLOAD
Untuk mendapatkan Easy Uninstaller versi 1.5.60, Anda bisa download
di http://download.cnet.com/Easy-Uninstaller/3000-2096_4-
10286873.html?tag=mncol
2.3.2 Cara Penggunaan Easy Uninstaller
Cara penggunaan Easy Unistaller untuk menguninstal sebenarnya
sangat mudah dilakukan. Di bawah ini langkah-langkah untuk
menggunakan aplikasi Easy Unistaller pada komputer Anda:
49
1. Pertama-tama pastikan program ini telah terpasang di dalam
komputer Anda. Klik-ganda pada ikon Easy Uninstaller yang
terdapat pada desktop komputer Anda.
Gambar 2.37. Klik-ganda untuk memulai proses instalasi
2. Kemudian pada saat muncul jendela Easy Uninstaller, beri
tanda centang pada kotak teks dari software yang ingin Anda
hapus. Sebagai contoh, klik pada kotak centang Kamus2.
Gambar 2.38. Memberi tanda centang pada program yang akan
dihapus
3. Lanjutkan dengan klik tombol Uninstall All Checked untuk
memulai proses uninstall.
Gambar 2.39. Klik tombol Uninstall All Checked
50
4. Selanjutnya tekan tombol OK yang terdapat kotak dialog
Success yang berisi “Sucessfully Launched selected valid
uninstallers. Operation Completed.”.
Gambar 2.40. Klik tombol OK
5. Pada saat muncul kotak dialog Unistall Kamus 2.04, Anda
dapat secara langsung klik tombol Uninstall.
Gambar 2.41. Klik tombol Uninstall untuk memulai proses
Uninstall
6. Selanjutnya tekan tombol OK yang terdapat kotak dialog
Success.
Gambar 2.42. Klik tombol OK
51
7. Langsung klik tombol Close saja apabila muncul kotak dialog
Uninstalling Complete.
Gambar 2.43. Klik tombol Close untuk menutup kotak dialog
8. Klik OK pada kotak dialog Finish Uninstall Kamus 2.04.
Gambar 2.44. Klik tombol OK
Proses uninstall pada software telah berhasil dilakukan sehingga
Anda dapat mengurangi pemakaian ruang hard disk secara
signifikan. Apabila ruang hard disk Anda masih terasa penuh
maka Anda dapat menghapus program atau software yang sudah
tidak Anda gunakan lagi.
2.4 Tool untuk Membersihkan File-File
Sampah
Di dalam komputer terdapat berbagai jenis file-file sampah yang
memenuhi ruang hard disk Anda. Keberadaan file sampah apabila
tidak Anda buang akan mengakibatkan kinerja hard disk turun.
Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Hal tersebut bisa saja terjadi
karena menumpuknya file sampah yang sudah terlalu banyak
52
dapat memenuhi ruang hard disk. Padahal Anda tahu bukan
bahwa ruang hard disk komputer yang juga ada batas toleransi
pemakaian. Pada umumnya suatu tempat penyimpanan akan
dapat bekerja secara maksimal apabila Anda memberikan ruang
kosong di dalamnya. Ruang kosong yang harus ada di dalam hard
disk untuk dapat bekerja secara maksimal adalah minimal sebesar
10% dari kapasitas hard disk Anda. Sebenarnya ada banyak sekali
software yang dapat digunakan untuk membantu membersihkan
berbagai file sampah yang terdapat pada komputer Anda. Namun
yang akan dibahas pada kesempatan kali ini hanya difokuskan
pada software Wise Disk Cleaner. Software ini dipilih karena
berbagai keunggulannya dibandingkan dengan software sejenis.
2.4.1 Sekilas Tentang Wise Disk Cleaner
Solusi paling mudah dalam membersihkan file sampah adalah
menggunakan software. Salah satu software yang dapat membersihkan
file sampah yang berada di dalam hard disk Anda adalah
Wise Disk Cleaner. Wise Disk Cleaner memiliki berbagai keunggulan
dibandingkan dengan berbagai program yang memiliki fitur
yang sama dengan miliknya. Berikut ini beberapa keunggulan dari
Wise Disk Cleaner:
1. Terdapat dua pilihan penggunaan, yaitu dengan cara cepat
dan dengan bantuan Wizard Wise Disk Cleaner. Sebenarnya
dua cara tersebut dapat dipergunakan dengan mudah.
2. Terdapat dua tombol shortcut yang sangat bermanfaat apabila
Anda menginginkan menggunakan dua cara untuk membersihkan
file sampah.
Gambar 2.45. Dua shortcut Wise Disk Cleaner
53
3. Software ini sangat mudah digunakan dan tidak membebani
komputer Anda, terutama dari sisi memori yang digunakan.
Apabila komputer Anda bermasalah dan penuh dengan berbagai
file sampah yang berada di dalam hard disk maka tak ada
salahnya bila Anda mencoba menggunakan software ini. Dan
sebelum menggunakan software ini, Anda dapat mengunduh
software ini pada link download yang telah kami sediakan.
LINK DOWNLOAD
Untuk mendapatkan Wise Disk Clener 3.1, Anda bisa download di
http://download.cnet.com/Wise-Disk-Cleaner/3000-2086_4-
10613345.html?tag=mncol/
Petunjuk Praktis Penggunaan Wise Disk Cleaner
Di sini akan dibahas mengenai penggunaan alat Wise Disk Cleaner
dengan cara praktis dan Wizards of Wise Disk Cleaner. Berikut ini
langkah-langkah dalam menggunakan wise Disk Cleaner:
1. Untuk dapat membersihkan file sampah secara cepat dan
mudah Anda tinggal klik ikon shortcut Clean disk with 1 click.
Gambar 2.46. Klik shortcut Clean disk with 1 click
2. Proses pembersihan file sampah sedang dilakukan akan
ditunjukkan oleh jendela Wise Disk Cleaner 4 Free. Dan
apabila sudah selesai maka tampilan jendela tersebut akan
secara otomatis hilang.
54
Gambar 2.47. Tampilan jendela Wise Disk Cleaner
3. Atau Anda dapat dengan mudah menggunakan cara lainnya,
yaitu dimulai dengan langkah pertama adalah Klik-ganda pada
Wise Disk Cleaner 4 Free.
Gambar 2.48. Klik shortcut Wise Disk Cleaner 4 Free
4. Biasanya untuk penggunaan pertama kali, Anda akan dibantu
oleh Wizards of Wise Disk Cleaner. Klik tombol Next pada
kotak dialog Start Wizards of wise Disk Cleaner.
55
Gambar 2.49. Klik Next untuk memulai Wizard of Wise Disk
Cleaner
5. Lanjutkan dengan klik Next kotak dialog Type Wise Disk
Cleaner. Anda dapat melakukan pengaturan jenis dan tipe file
sampah mana yang akan dihapus. Tetapi sangat disarankan
Anda tidak mengubah kondisi default dari yang telah dikembangkan
oleh perusahaan pengembang software ini.
Gambar 2.50. Klik Next untuk memilih pengaturan default
6. Apabila Anda menghendaki lokasi atau yang akan dibersihkan
file sampahnya adalah semua Local Hard Drive yang berada di
dalam komputer maka Anda langsung klik tombol Next.
56
Gambar 2.51. Klik tombol Next pada kotak dialog Location
Wizards Wise Disk Cleaner
7. Selanjutnya beri tanda centang pada semua kategori file
sampah yang berada di dalam kotak dialog Options Wizards
of Wise Disk Cleaner > Next.
Gambar 2.52. Pilih semua pilihan yang diberikan pada kotak
dialog Options
8. Pada Folder Cleaner Wizards of Wise Disk Cleaner, Anda
dapat menambahkan sebuah folder atau beberapa folder yang
isinya nanti akan dianggap menjadi file sampah. Untuk menambah
folder yang harus dibersihkan karena merupakan file
sampah, pertama-tama klik Add.
57
Gambar 2.53. Klik Add untuk menambah folder yang berisi
file sampah
9. Cari dan pilih folder yang ingin Anda masukkan ke dalam
kategori folder cleaner > OK yang berada dalam kotak dialog
Browse For Folder.
Gambar 2.54. Proses memilih Folder Cleaner
10. Setelah itu, muncul kotak dialog Brief yang berisi “Please
input the brief for this folder” ketikkan saja dengan “file
sampah” > OK.
Gambar 2.55. Klik tombol OK setelah Anda memberikan Brief
11. Klik Yes setelah muncul kotak dialog Warning yang memberikan
peringatan bahwa folder ini akan dihapus nanti saat Anda
klik tombol Delete.
58
Gambar 2.56. Klik Yes untuk menghapus folder tersebut
nantinya
12. Teruskan dengan klik tombol Next.
Gambar 2.57. Klik tombol Next
13. Kemudian lanjutkan pengaturan pada halaman Run Mode atau
pada tahap Auto Run. Klik tombol radio Automatic untuk
membiarkan komputer menghapus berbagai file sampah yang
ditemukan secara otomatis.
Gambar 2.58. Memilih Run Mode secara otomatis
14. Di sini terdapat dua opsi untuk menghapus secara permanen
atau menghapus ke dalam Recycle bin. Klik tombol radio
Permanently delete untuk menghapusnya secara permanen.
59
Gambar 2.59. Klik tombol Permanently delete
15. Masih di dalam kotak dialog yang sama, klik tombol Next
untuk melanjutkan proses pembersihan berbagai file sampah.
Gambar 2.60. Klik tombol Next untuk melanjutkan tahap
berikutnya
16. Langkah terakhir dalam pengaturan file sampah adalah
dengan cara klik tombol Finish.
Gambar 2.61. Klik tombol Finish
17. Tampilan proses loading pengumpulan berbagai file sampah.
Gambar 2.62. Proses loading dan pembersihan file sampah dari
hard disk Anda
60
18. Setelah selesai proses pembersihan file sampah tersebut maka
Anda akan menjumpai adanya halaman Log – Notepad yang
berisi tentang jumlah file dan keberhasilan membebaskan
ruang pada hard disk Anda.
Gambar 2.63. Pemberitahuan tentang hasil pembersihan
file sampah
Anda dapat menutup halaman Log tersebut dengan cara klik tanda
silang pada halaman Notepad tersebut.

mengatasi data hilang & serangan virus

1
DATA RECOVERY
DENGAN TESTDISK
Metode terbaik untuk menghindari kerugian akibat kehilangan data
penting di komputer adalah dengan mempersiapkan diri dengan tooltool
pilihan yang memungkinkan Anda menanggulangi permasalahan
kehilangan data ini.
Adapun teknik pencegahan dari kehilangan data yang paling manjur
adalah menggunakan backup, baik secara redundan ataupun realtime.
Sering kali memang kehilangan data terjadi begitu saja secara
tiba-tiba. Karena itu walaupun sudah melakukan backup, penggunaan
tool-tool untuk mengembalikan data-data yang sudah terhapus
dari komputer tetap merupakan hal yang krusial.
Software data recovery memungkinkan Anda mengembalikan data
yang hilang jika dieksekusi di saat yang tepat, yaitu tidak lama
setelah data tersebut hilang. Karena jika terlambat, data bisa hilang
secara permanen.
2
1.1 Pengertian Data Recovery
Data Recovery merupakan proses mengembalikan data dari kondisi
yang rusak, gagal, korup, atau tidak bisa diakses ke kondisi awal
yang normal. Data yang dikembalikan bisa dari hard disk, flash disk
dan media simpan lainnya seperti kamera digital, dan camcorder.
Kegiatan recovery atau pengembalian data ini bisa karena kerusakan
fisik dari peranti penyimpanan atau kerusakan logis/software yang
memungkinkan sistem file tempat tersimpannya data tersebut tidak
bisa dikenali karena tidak ter-mount dengan baik oleh sistem operasi.
Gambar 1.1 Komponen hard disk, salah satu komponen yang umum
digunakan sebagai penyimpanan data
Kasus kehilangan data yang paling banyak terjadi umumnya adalah
kegagalan logis, yaitu ketika sistem operasi gagal untuk mengenali
sistem file, baik disk, partisi atau karena sistem operasinya yang
rusak.
Kasus yang juga umum menyebabkan kehilangan data adalah
kesalahan penghapusan file secara tidak sengaja dari hard disk dan
dari recycle bin. Apapun penyebabnya, tujuan dari data recovery
adalah mengembalikan file yang sudah “hilang” tersebut kemudian
memindahkannya ke tempat yang aman dengan cara menyalin/
meng-copy.
3
Kemudian proses setelah recovery data bisa ditindaklanjuti dengan
pemartisian ulang hard disk dan memindahkan data-data yang
berharga ke tempat lain secara terus menerus. Terutama dipisahkan
dari tempat sistem operasi berada.
Tipe kerusakan kedua adalah kegagalan di level disk. Misalnya
sistem file yang tidak konsisten, partisi yang error atau hard disk
yang rusak. Jenis kerusakan tipe kedua ini memungkinkan data sulit
untuk dibaca.
Dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, solusi untuk data
recovery bisa beragam, dari mulai memperbaiki sistem file, partisi,
MBR (master boot record), atau recovery dari sisi hardware. Jika
yang rusak adalah hardware-nya maka perbaikan harus digunakan
oleh mereka yang kompeten dan menggunakan peralatan yang
khusus.
Karena fungsinya untuk mengembalikan data yang hilang maka
proses data recovery ini bisa digunakan dalam konteks komputer
forensik atau untuk mata-mata.
1.1.1 Penyebab Kerusakan Logis di Media Penyimpan
Untuk mencegah proses kehilangan data, kenali dahulu penyebab
kerusakan media simpan yang menjadi alasan kenapa ada kerusakan
data. Kerusakan jenis pertama adalah kerusakan logis,
kerusakan ini umumnya disebabkan oleh matinya listrik yang
membuat struktur sistem file ditulisi secara sempurna ke media
simpan.
Hasilnya sistem file dalam kondisi tidak konsisten. Ini bisa menjadi
konsekuensi dari banyak masalah, seperti perilaku komputer yang
menjadi aneh, seperti:
1. Direktori yang rekursif (di bawah direktori ada direktori lagi
dengan nama yang sama).
2. Jumlah kapasitas hard disk menjadi negatif padahal masih ada
ruang kosong di hard disk.
3. Sistem menjadi crash.
4. Kehilangan data.
4
Ada banyak program yang tersedia untuk menanggulangi inkonsistensi
ini. Dan sebenarnya, tiap sistem operasi sudah memiliki alat
dasar untuk memperbaiki. Windows misalnya punya chkdsk, linux
punya fsck dan MacOS punya Disk Utility.
Beberapa tool dari pihak ketiga juga tersedia yang memungkinkan
hasil data recovery lebih baik. Bahkan misalnya jika disk sama sekali
tidak bisa dikenali oleh sistem operasi.
Namun, sering kali pengguna komputer salah mendiagnosa kerusakan
logis sehingga dianggap sebagai kerusakan fisik hard disk.
Misalnya ketika head read/write dari hard disk mulai terdengar suara
klik klik maka kebanyakan pengguna menganggap bahwa ada kerusakan
hard disk fisik.
Walaupun bisa jadi benar, namun tidak selalu suara ngelitik menandakan
bahwa hard disk rusak secara fisik. Kemungkinan lain adalah
adanya firmware di driver ada yang error sehingga perlu di-flash
ulang firmware di hard disk tersebut.
1.1.2 Menghindari Kerusakan Logis
Penggunaan sistem file terbaru yang menggunakan metode
journaling seperti NTFS, EXT3 dan XFS bisa menurunkan kemungkinan
terjadinya kerusakan file logis. Keunggulan sistem file ini
adalah kondisi disk bisa dikembalikan ke dalam kondisi konsistennya.
Sehingga data yang rusak bisa diminimalisir karena data
yang rusak hanya data yang berada di cache hard disk saat terjadi
kegagalan sistem.
Namun, maintenance sistem secara teratur bisa lebih melindungi
data Anda. Maintenance secara teratur bisa melindungi sistem file
dari bug dan tidak kompatibelnya hardware penyimpanan yang
dipakai. Ini umumnya terjadi saat drive menyimpan data di cache
namun sudah melaporkan bahwa data sudah tersimpan di disk. Jika
ternyata komputer mati karena listrik maka file yang tersimpan di
cache tersebut otomatis hilang, dan sistem file akan berada dalam
kondisi yang tidak konsisten di mana jurnal yang digunakan hancur
atau tidak lengkap.
5
Salah satu solusi untuk hal ini adalah menggunakan hardware yang
tidak melaporkan data sebagai “sudah tersimpan” padahal belum
disimpan dan masih dalam posisi di cache saja. Teknik lainnya
adalah menggunakan disk controller yang dilengkapi dengan baterai
backup sehingga walaupun tidak ada listrik, media simpan dapat
tetap menyimpan data dengan sempurna saat listrik sudah kembali
menyala.
Metode lainnya adalah menggunakan backup UPS (uninterruptible
power supply) yang memungkinkan komputer terus bekerja bahkan
seandainya listrik mati sehingga user bisa menyimpan data dan
mematikan/shut-down komputer dengan aman.
Berikut ini tip menghindari kerusakan data di komputer Anda:
1. Jangan letakkan file penting di direktori root/dasar: File yang
diletakkan di direktori root sensitif kehilangan jika di-quick
format karena entri file terletak di root. Sehingga ketika file
hilang, sulit untuk dibangkitkan. Dalam kasus darurat, data
terhapus yang terletak di dalam direktori dan bukan di root akan
lebih bisa dibangkitkan kembali.
2. Lakukan defragment hard disk secara reguler: Data aslinya
disimpan dalam bentuk kluster yang berurutan. Jika tidak ada
lokasi penyimpanan berurutan yang kosong maka penghapusan
dan penulisan berulang akan membuat drive menjadi terbagibagi/
ter-fragmen.
Misalnya sebuah data:
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) – merepresentasikan 8 file ukuran
kecil
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) – sekarang file (2), (4), (7) dan (8)
dihapus
(1) (9) (3) (9) (5) (6) (9) (9) – disk akan terfragmentasi jika
user menyimpan file baru (9) yang ukurannya lebih besar
Jika data dihapus dari disk, data baru bisa mengambil tempat
kosong. Jika datanya lebih besar dari data yang terhapus maka
data akan diletakkan di sampingnya yang dekat, namun tetap
dalam kondisi terfragmen.
6
Karena lokasinya yang terpisah-pisah, bagian head dari hard
disk harus meloncat-loncat untuk membaca track, konsekuensinya
kemampuan baca dan tulisnya melambat.
Sehingga untuk meningkatkan efisiensi proses pembacaan dan
penulisan data di hard disk, Anda perlu men-defragmen yang
gunanya untuk mengatur ulang data yang terfragmen. Setelah
didefragmen, data bisa kembali diatur, seperti contohnya berikut.
(1) (9) (9) (9) (9) (3) (5) (6) – kondisi setelah defragmentasi
Sebuah disk yang terfragmentasi biasanya meningkatkan kemampuan
data untuk di-recovery. Jika misalnya data terformat
atau terkena virus, kemungkinan penyelamatan data akan lebih
baik jika informasi yang ada di hard disk terfragmentasi dengan
baik.
Data yang sudah di-defragmentasi akan meningkatkan kemungkinan
keberhasilan proses penyelamatan karena data yang
lengkap diletakkan di tiap cluster pertama dari sebuah file.
3. Tidak menyimpan data penting di tempat penyimpanan dengan
kapasitas minim: Kemungkinan recovery akan mengecil dengan
semakin kecilnya ukuran disk. Karena itu data yang penting
harus diletakkan di drive yang memiliki kapasitas simpan yang
cukup lowong. Semakin kecil kapasitas drive akan semakin
besar kemungkinan terjadinya fragmentasi.
4. Jika menyimpan di floppy disk, lakukan fragmentasi setelah
data disimpan: Disk merupakan sebuah media yang paling
rentang dengan fragmentasi. Karena itu jika terpaksa menyimpan
data di disk maka setelah data disimpan, lakukan defragmen
di disk tersebut.
5. Jangan gunakan drive sistem jika ingin melakukan penyelamatan
data: Jangan instal software recovery di drive yang
mengandung data yang ingin diselamatkan. Jadi, misalnya Anda
ingin menyelamatkan data di salah satu partisi maka jangan
jalankan software di partisi tersebut. Jika tidak, data bisa
tertimpa dan kemungkinan penyelamatan data menjadi lebih
sedikit. Paling aman gunakan flash disk atau dari peranti cabut
yang bisa ditambahkan secara hot plug.
7
6. Hindari bekerja dengan drive dan jangan menyimpan data saat
terjadi proses penyelamatan. Jangan gunakan pula program
seperti Windows Explorer atau software lain seperti Midnight
commander yang akan melakukan operasi ke sistem file di hard
disk.
7. Gunakan hard disk cadangan untuk mem-backup file-file
penting dan untuk melakukan recovery.
1.1.3 Teknik Recovery
Ada 2 teknik umum yang biasa digunakan untuk menyelamatkan
data dari kerusakan logis hard disk. Pertama pengecekan konsistensi
data (consistency checking) dan yang kedua adalah pemahatan data
(data carving).
Walaupun pada umumnya kedua teknik ini bisa memperbaiki dan
menyelematkan data, namun tidak ada software yang bisa 100%
memperbaiki dan mengembalikan data ke dalam kondisi semula
karena akan tetap ada sedikit kehilangan data (data loss) yang
terjadi. Terutama di format file lama, seperti FAT yang sering kali
membuat dua file bisa mengklaim tempat unit alokasi yang sama
sehingga jika di-recover, pasti salah satu file akan hilang.
Teknik pertama adalah pengecekan konsistensi. Tahapan ini melibatkan
proses pemindaian struktur logis dari disk dan pengecekan
strukutur tersebut untuk memastikan bahwa struktur konsisten
dengan spesifikasi yang digunakan.
Contohnya dalam kebanyakan sistem file, sebuah direktori minimal
memiliki 2 entri. Pertama adalah satu titik (.) yang mengacu pada
direktori itu sendiri sementara yang kedua adalah titik titik (..) yang
mengacu pada direktori induknya.
Sebuah program untuk perbaikan sistem file membaca tiap direktori
dan memastikan bahwa entri-entri tersebut ada dan menunjuk ke
direktori yang benar. Jika tidak, muncul pesan error yang menunjukkan
adanya kesalahan kemudian memperbaikinya.
Contoh software yang bekerja dengan cara seperti ini adalah chkdsk
dan fsck. Namun, teknik seperti ini juga memiliki kekurangan,
pertama jika sistem file rusak parah maka pengecekan konsistensi
8
akan gagal. Dalam hal ini, program untuk repair akan mendapatkan
input yang acak adul dan sulit untuk dipindai.
Yang kedua adalah keselamatan data terancam karena jika program
tidak mendapatkan file data di tempat yang benar atau file data yang
misterius akibat kerusakan sistem file yang parah maka program
akan menghapus data secara otomatis.
Teknik yang kedua adalah pemahatan data yang memungkinkan
data yang tersimpan di tempat yang memiliki sistem file yang rusak
bisa diekstrak dengan mengidentifikasi sektor dan kluster yang
menjadi milik file tersebut.
Teknik pemahatan data akan mencari di sektor mentah untuk
memindai adanya signature/tanda tangan file tertentu. Karena tidak
ada informasi alokasi maka pengguna harus menentukan ukuran
blok dari data untuk dipahat jika menemukan signature file yang
cocok.
Teknik yang kedua ini lebih sulit karena mewajibkan awal file masih
ada dan ada risiko pemahatan data yang salah. Selain itu file yang
hendak di-recovery juga harus terletak di sektor yang berdekatan
atau sekuensial, dan bukan di file yang terfragmentasi. Karena itu
teknik pemahatan data ini merupakan teknik yang boros waktu dan
sumber daya.
1.2 Aktifkan Test Disk
Software pertama yang bagus untuk recovery data adalah TestDisk.
Software ini merupakan program data recovery yang bersifat free dan
cocok banget dipakai untuk melakukan recovery data dari partisi
yang hilang atau untuk mengembalikan disk yang tidak bisa dibooting
menjadi bisa di-booting kembali yang umumnya disebabkan
oleh kesalahan software, virus, atau human error (misalnya karena
menghapus tabel partisi secara tak sengaja).
Di antara fitur testdisk yang diklaim oleh developernya adalah:
• Recovery tabel partisi, mengembalikan partisi yang terhapus.
• Recovery boot sector FAT32 dari backup-nya.
9
• Membangun ulang boot sector FAT12/FAT16/FAT32.
• Memperbaiki tabel FAT.
• Membangun ulang boot sector NTFS.
• Mengembalikan boot sector NTFS dari backup-nya.
• Memperbaiki MFT menggunakan mirror MFT.
• Mencari tahu lokasi superblok backup dari sistem file ext2/ext3
yang lazim digunakan di Linux.
• Menghadirkan kembali file yang terhapus dari sistem file FAT,
NTFS dan ext2.
• Menyalin file dari partisi FAT, NTFS dan ext2/ext3 yang sudah
terhapus.
TestDisk memiliki banyak fitur yang memungkinkannya cocok
dipakai, baik oleh para pemula atau yang sudah berpengalaman.
Bagi mereka yang belum terlalu mengetahui teknik data recovery,
TestDisk dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi mendetil
tentang drive yang tidak bisa booting untuk kemudian dikirimkan ke
teknisi untuk analisis lebih lanjut. Adapun mereka yang lama
berkecimpung di dunia data recover bisa sangat terbantu untuk
melakukan onsite recover menggunakan TestDisk.
TestDisk sendiri dapat dijalankan di beberapa sistem operasi berikut:
• DOS (baik dos asli ataupun dos box di Windows 9x).
• Windows (NT4, 2000, XP, 2003, Vista).
• Linux.
• FreeBSD, NetBSD, OpenBSD.
• SunOS.
• MacOS
Anda bisa men-download file source dan binari yang belum
terkompilasi di situsnya. TestDisk dapat dipakai untuk menangani
kehilangan data di sistem-sistem file berikut ini:
• BeFS (BeOS)
10
• BSD disklabel (FreeBSD/OpenBSD/NetBSD)
• CramFS, Compressed File System
• DOS/Windows FAT12, FAT16 dan FAT32
• Windows exFAT
• HFS, HFS+ dan HFSX, Hierarchical File System
• JFS, Journaled File System dari IBM.
• Linux ext2 dan ext3
• Partisi terenkripsi LUKS dari Linux
• Linux RAID md 0.9/1.0/1.1/1.2
• Linux Swap (versi 1 dan 2)
• LVM dan LVM2 (Linux Logical Volume Manager)
• Mac partition map
• Novell Storage Services NSS
• NTFS (Windows NT/2000/XP/2003/Vista/2008/Seven)
• ReiserFS 3.5, 3.6 dan 4
• Sun Solaris i386 disklabel
• Unix File System UFS dab UFS2 (Sun/BSD)
• Journaled File System untuk XFS dan SGI
Cara menggunakan TestDisk cukup simpel, yaitu dengan membuka
folder win dari folder utama kemudian mengklik file testdisk_win.exe.
Aplikasi TestDisk ini berjalan di atas dos. Walaupun terlihat kurang
menarik, tapi sebenarnya aplikasi yang berjalan di dos, lebih powerful
karena bisa dijalankan tanpa harus masuk ke tampilan GUI dari
sistem operasi sehingga bisa lebih menjangkau level bawah dari disk.
Tapi tak mengapa juga jika dijalankan dari dalam jendela command
dari Windows.
11
Gambar 1.2 Eksekusi testdisk_win.exe untuk membuka aplikasi
testdisk
1.3 Log creation
Saat pertama kali diakses, TestDisk akan mewajibkan untuk membuat
catatan log. Ada beberapa macam opsi pembuatan catatan log.
Pertama adalah Create untuk membuat catatan baru, Append untuk
menambahkan di catatan yang sudah ada, dan No Log untuk
memilih tidak ada catatan.
Gambar 1.3 Pemilihan Create a new log file
12
Anda disarankan untuk memilih Create kecuali ada alasan untuk
menambahkan data ke log yang sudah ada, atau misalnya Anda
menjalankan aplikasi TestDisk ini dari media yang read only. Klik
Enter untuk menuju ke tahap selanjutnya.
1.4 Disk Selection
Berikutnya muncul halaman Select a media, ini gunanya untuk
memilih disk selection. Tampilannya seperti berikut. Anda dapat
memilih disk dengan cara mengklik tombol atas atau bawah di
numeric keyboard.
Gambar 1.4 Pemilihan disk untuk digarap
Anda bisa memilih hard disk yang ingin diuji atau yang memiliki
masalah, misalnya yang memiliki partisi yang hilang. Klik Enter
untuk memproses lebih lanjut.
1.5 Partition Table Type Selection
TestDisk menampilkan tipe partisi. Dan berikutnya muncul tampilan
yang menjelaskan tipe partisi tabel dalam bentuk partition table type
di bawah tulisan Please select the partition table type.
13
Gambar 1.5 Pemilihan partition table type
Anda tinggal memilih tipe tabel partisi yang ada. Umumnya nilai
default yang ada sudah merupakan tipe yang benar karena TestDisk
sudah melakukan pendeteksian secara otomatis terhadap tipe tabel
partisi. Klik Enter untuk memproses langkah ini.
1.6 Menu TestDisk
Menu TestDisk menampilkan menu atau lazim disebut sebagai
TestDisk Menu Items. Ada beberapa pilihan, yaitu Analyze untuk
menganalisis, Advanced untuk mengakses utilitas sistem file,
Geometry untuk mengubah ukuran geometris dari disk, options
untuk mengubah opsi, mbr code untuk menulis kode MBR (master
boot record) ke sektor pertama, delete untuk menghapus semua data
di tabel partisi dan quit untuk kembali ke pemilihan disk/disk
selection sebelumnya.
Gambar 1.6 Pemilihan TestDisk Menu
14
Gunakan menu Analyse untuk mengecek partisi yang ada sekarang
dan untuk mencari partisi yang hilang (jika ada) di hard disk yang
sudah dipilih sebelumnya. Kemudian klik Enter untuk memproses ke
tahap selanjutnya.
Maka struktur partisi Anda terlihat di daftar. Anda bisa memeriksa
struktur partisi yang ada untuk melihat bagaimana kondisi partisi
Anda. Dari sini bisa diketahui apakah ada masalah di partisi atau
tidak?
Gambar 1.7 Struktur partisi
Jika ada partisi yang ditampilkan ganda, itu artinya partisi tersebut
korup atau entri tabelnya invalid. Dari gambar di atas, misalnya, bisa
dilihat ada 1 partisi utama bernama OS bertipe NTFS.
Lalu ada 4 partisi extended, yaitu Drive data yang bertipe NTFS, lalu
Linux yang bertipe EXT3, Drive Data2 yang bertipe FAT32 serta
Drive Game yang bertipe NTFS.
Tanda L di kiri menunjukkan bahwa partisi tersebut adalah partisi
logis (logical partition). Klik pada Quick Search untuk melanjutkan
ke tahap berikutnya.
1.7 Mencari Partisi
Saat mencari partisi Anda bisa menentukan apakah akan menampilkan
partisi yang dibuat dari Windows Vista, ketikkan Yes lalu klik
Enter.
15
Gambar 1.8 Pembuatan partisi
Maka hasilnya ditampilkan secara langsung (real time). Anda bisa
memilih partisi yang akan diproses. Untuk menampilkan file di partisi
tersebut, tinggal klik P.
Gambar 1.9 Pemilihan partisi untuk diproses
Maka file-file di partisi akan terlihat. Untuk kembali ke tampilan
pemilihan partisi, klik Q/quit, sementara untuk melihat isi file di
dalamnya klik P. Maka semua direktori dan data ditampilkan dengan
benar.
16
Gambar 1.10 Hasil partisi
Untuk melihat file lebih detil, klik pada tuts panah kanan di keyboard.
Sehingga terlihat isi file-file dan direktori di bawah direktori yang
dipilih. Contohnya seperti gambar berikut ini.
Gambar 1.11 Tampilan file
17
1.8 Membetulkan Partisi?
Anda bisa memakai TestDisk untuk membetulkan partisi Anda
sehingga proses pengaksesan media simpan menjadi lebih bagus.
Proses pembetulan partisi sangat mudah, berikut caranya di
TestDisk:
1. Perhatikan tampilan partisi seperti berikut, terlihat sekilas tidak
ada partisi yang error.
2. Pilih Deeper Search untuk melakukan pencarian lebih detil.
Gambar 1.12 Tampilan partisi standar
3. Ketika semua partisi ada, dan data benar eksis maka Anda
dapat langsung memilih Write untuk menyimpan struktur partisi.
4. Jika kurang yakin hasilnya, pilih Deeper Search kemudian klik
Enter untuk memproses.
5. Deeper Search akan mencari partisi dengan lebih detil, misalnya
backup FAT32, NTFS backup boot superblock, ext2/ext3
backup superblock untuk mendeteksi partisi lebih banyak.
6. Proses pendeteksian silinder lebih detil akan dilangsungkan
dengan waktu yang cukup lama. Tampilannya seperti berikut ini.
18
Gambar 1.13 Tampilan pendeteksian partisi dari TestDisk
7. Terlihat ada 2 partisi yang diberi tanda D artinya Deleted. Padahal
keduanya mengacu pada tempat yang sama. Oleh karena itu
Anda dapat melihat satu demi satu isi file tersebut dengan
mengklik P di keyboard.
Gambar 1.14 Adanya tamplan ganda di partisi
8. Yang pertama menunjukkan tampilan file yang benar, seperti
terlihat di gambar berikut ini.
19
Gambar 1.15 Tampilan partisi pertama
9. Adapun partisi kedua yang baru menampilkan tampilan partisi
yang error.
Gambar 1.16 Tampilan partisi error
10. Gunakan tombol kanan kiri di keyboard untuk membuat partisi
yang benar ke tipe Logical.
20
Gambar 1.17 Pengubahan partisi yang benar ke tipe Logical
11. Klik Q untuk quit kemudian set ke Write untuk menulisi partisi
dengan benar.
Gambar 1.18 Pemilihan Write untuk menulisi partisi
12. Klik Enter untuk melangkah lebih lanjut.
13. Muncul konfirmasi Write partition table, confirm, klik Y di
keyboard.
21
Gambar 1.19 Konfirmasi partisi
14. Muncul perintah You will have to reboot. Artinya Anda harus
mem-booting ulang komputer agar penerapan diimplementasikan
secara permanen.
Gambar 1.20 Perintah untuk reboot
22
1.9 Undelete
Undelete mampu digunakan untuk mengembalikan/recovery data
yang sudah dihapus dari berbagai sistem file. Sebuah file ketika
dihapus, datanya sebenarnya masih ada di dalam disk, dan
sebenarnya masih bisa dibangkitkan lagi asalkan belum ditimpa
dengan data baru. Jadi, asalkan belum ditimpa dengan data baru,
TestDisk bisa menghidupkan kembali data yang sudah dihapus:
1. Di TestDisk menu, pilih Advanced, yaitu persis di bawah menu
Analyze.
Gambar 1.21 Pemilihan menu Advanced
2. Kemudian pilih salah satu partisi tempat data ingin dibangkitkan.
Pilih menu Undelete.
Gambar 1.22 Undelete untuk partisi
23
3. Jika memang di partisi tersebut tidak ada data yang bisa direcover
maka muncul tulisan No deleted file found seperti
gambar berikut ini.
Gambar 1.23 Tidak ada file terhapus yang ditemukan
4. Pilih lagi partisi lain yang mengandung file yang bisa di-recover.
Klik Undelete juga.
Gambar 1.24 Pemilihan undelete pada partisi lain
5. Pilih file yang telah terhapus dengan tanda: di keyboard. Anda
bisa memilih lebih dari satu file untuk di-recover sekaligus.
24
Gambar 1.25 Tanda titik dua untuk recover sekaligus
6. Kemudian salin dengan klik tombol C besar di keyboard.
7. Maka tampilan berpindah ke home folder tempat aplikasi
TestDisk dijalankan.
8. Pilih folder tempat file tersebut hendak disalin, lalu klik Y di
keyboard.
Gambar 1.26 Perintah untuk menyalin
25
9. Setelah penyalinan selesai, muncul tulisan Copy done seperti
berikut.
Gambar 1.27 Penyalinan sudah selesai
10. Sim salabim, hasilnya file yang terhapus akan muncul di tempat
penyalinan tersebut.
Gambar 1.28 File yang sudah dihapus muncul lagi di folder
26
***